Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Literasi Demokrasi, Bawaslu Kalbar Inisiasi "Pojok Pengawasan" di Perpustakaan Daerah

Perkuat Literasi Demokrasi, Bawaslu Kalbar Inisiasi "Pojok Pengawasan" di Perpustakaan Daerah

PONTIANAK – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Barat terus berinovasi dalam membumikan edukasi pengawasan pemilu kepada masyarakat,dan penyerahan koleksi buku literasi demokrasi ke Perpustakaan Daerah Kalimantan Barat, Rabu (15/4).
Anggota Bawaslu Kalbar, Yosef Harry Suyadi, memimpin langsung kunjungan tersebut guna meninjau area yang akan dijadikan Pojok Pengawasan. Inisiatif ini merupakan kolaborasi strategis untuk menghadirkan ruang edukasi yang lebih aksesibel bagi pemustaka dan masyarakat umum.
Mendekatkan Pengawasan ke Ruang Publik
Yosef Harry Suyadi menyampaikan bahwa kehadiran Pojok Pengawasan di gedung perpustakaan daerah bukan sekadar formalitas, melainkan langkah nyata untuk memperpendek jarak antara pengawas pemilu dengan masyarakat.
"Kami ingin literasi demokrasi tidak hanya berhenti di kantor Bawaslu. Dengan hadir di Perpustakaan Daerah, kita menjemput bola, menyediakan referensi pengawasan bagi mahasiswa, akademisi, hingga masyarakat umum di tempat yang memang menjadi pusat ilmu pengetahuan," ujar Yosef.
Fasilitas Edukasi dan Literasi
Dalam kunjungan tersebut, dilakukan penyerahan secara simbolis sejumlah buku karya Bawaslu yang berisi catatan pengawasan, regulasi, hingga evaluasi pelaksanaan demokrasi di Kalimantan Barat. Kedepannya, area Pojok Pengawasan ini akan dilengkapi dengan:
•    Koleksi Buku Tematik: Referensi khusus mengenai hukum pemilu dan teknik pengawasan partisipatif.
•    Informasi Digital: Akses terhadap data pengawasan yang dapat dipelajari oleh pengunjung.
•    Ruang Diskusi: Menjadi titik temu bagi komunitas atau relawan pengawas partisipatif.
Langkah Nyata Menuju Pemilu Berkualitas
Langkah Bawaslu Kalbar ini mendapat apresiasi positif sebagai upaya preventif dalam menjaga kualitas demokrasi. Dengan meningkatnya pemahaman literasi masyarakat, diharapkan kesadaran untuk ikut mengawasi jalannya proses demokrasi di Kalimantan Barat juga semakin tinggi.
Pojok Pengawasan ini diharapkan dapat segera beroperasi secara maksimal dan menjadi model kolaborasi antara lembaga pengawas dengan institusi pendidikan/literasi dalam menciptakan pemilih yang cerdas dan kritis.
 

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle