Cetak Pemilih Cerdas, Bawaslu Kalbar Gandeng Ribuan Mahasiswa Baru UP PGRI Pontianak Kawal Demokrasi
|
PONTIANAK — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Barat terus menggencarkan edukasi pengawasan partisipatif bagi pemilih pemula. Pada Minggu (4/10/2026), Bawaslu memberikan pembekalan perihal demokrasi kepada ribuan mahasiswa baru dalam acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Aula Universitas PGRI Pontianak.
Hadir sebagai narasumber, Anggota Bawaslu Kalbar sekaligus Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, Yosef Harry Suyadi. Mengusung tema "Demokrasi, Pemilu, dan Bawaslu", Yosef membedah tiga poin fundamental: konsep dasar demokrasi, urgensi tahapan pemilu yang berintegritas, serta wewenang Bawaslu sebagai lembaga pengawas.
Dalam paparannya, Yosef mengingatkan ribuan kaum intelektual muda tersebut agar tidak menjadi kelompok yang apatis terhadap politik. Ia menekankan bahwa kualitas pemilu tidak hanya bersandar pada penyelenggara, melainkan sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat.
"Mahasiswa adalah kelompok strategis, pemikirannya kritis, jumlahnya besar, dan melek teknologi. Kami berharap adik-adik tidak hanya sekadar datang ke TPS, tetapi juga berani mengambil peran sebagai pengawas partisipatif Bawaslu," tegas Yosef.
Lebih lanjut, Yosef menitipkan pesan krusial kepada para mahasiswa baru untuk tegas menolak praktik politik uang, melawan politisasi SARA, menangkal penyebaran hoaks terkait pemilu, serta berani melaporkan indikasi pelanggaran yang terjadi di lingkungan sekitar.
Penyampaian materi yang dikemas secara dialogis memicu antusiasme tinggi dari para peserta. Hal ini terlihat dari dinamika tanya jawab yang membahas berbagai isu strategis, mulai dari netralitas, tantangan pengawasan di ruang media sosial, hingga mekanisme pelaporan pelanggaran.
Pihak Universitas PGRI Pontianak menyambut baik dan mengapresiasi langkah Bawaslu. Kampus berharap sinergi dunia akademik dan Bawaslu Kalbar ini dapat terus berlanjut secara berkesinambungan guna melahirkan generasi muda Kalimantan Barat yang kritis, peduli, dan berintegritas dalam menjaga muruah demokrasi.
Penulis dan Foto: Denny
Editor: Humas Kalbar