Bawaslu Kalimantan Barat Buka Orientasi PPPK Tahun 2026, Perkuat Integritas dan Profesionalisme ASN
|
Pontianak – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Barat resmi membuka kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2026. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu Kalbar, Mursyid Hidayat, yang juga membuka secara resmi kegiatan tersebut. Turut hadir mendampingi, Anggota Bawaslu Kalbar, Plt. Kepala Sekretariat Siska A. Yusra, beserta jajaran sekretariat di lingkungan Bawaslu Kalbar.
Kegiatan ini dirancang sebagai tahapan awal dalam membentuk aparatur yang berintegritas, profesional, adaptif, dan berorientasi kuat pada pelayanan publik di lingkungan kerja Kalimantan Barat. Melalui orientasi ini, para PPPK dibekali dengan pemahaman komprehensif mengenai kedudukan dan peran Aparatur Sipil Negara (ASN), tugas dan fungsi kelembagaan Bawaslu, serta penanaman nilai-nilai etika, budaya kerja, dan tanggung jawab sebagai bagian penting dari penyelenggara pengawasan pemilu.
Internalisasi Nilai Kelembagaan dan Core Values ASN
Pelaksanaan orientasi ini sejalan dengan arahan Bawaslu Republik Indonesia yang menekankan pentingnya penguatan integritas, profesionalisme, serta internalisasi nilai-nilai kelembagaan dalam mendukung pelaksanaan tugas pengawasan pemilu dan demokrasi. Dengan bekal tersebut, setiap PPPK diharapkan mampu menjalankan tugas secara akuntabel, objektif, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Kegiatan orientasi ini dibagi menjadi beberapa kelas dan berlangsung sejak tanggal 06 Juli 2026 hingga 29 Juli 2026.
Selain memperkuat kompetensi teknis, orientasi ini juga menjadi wadah utama untuk menanamkan nilai-nilai dasar ASN yang berlandaskan prinsip BerAKHLAK:
- Berorientasi Pelayanan
- Akuntabel
- Kompeten
- Harmonis
- Loyal
- Adaptif
- Kolaboratif
Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi pedoman hidup dan kerja sehari-hari sebagai aparatur negara sekaligus insan pengawas pemilu di Bumi Khatulistiwa.
Komitmen Menuju Pemilu dan Pemilihan Tahun 2029
Dalam arahannya, Ketua Bawaslu Kalbar Mursyid Hidayat mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Orientasi PPPK Tahun 2026 sebagai momentum emas dalam meningkatkan kompetensi, memperkuat komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara, serta membangun semangat kolaborasi di lingkungan kerja. Seluruh peserta juga diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang efektif, akuntabel, dan terpercaya.
"Kami berharap seluruh peserta mampu menginternalisasi nilai-nilai organisasi Bawaslu serta menjadikan integritas sebagai landasan utama dalam setiap pelaksanaan tugas. Dengan sumber daya manusia yang profesional, kompeten, dan berintegritas, Bawaslu Kalbar akan semakin siap menghadapi berbagai tantangan penyelenggaraan pengawasan Pemilu dan Pemilihan Tahun 2029 mendatang," ungkap Mursyid Hidayat.
Melalui Orientasi PPPK Tahun 2026 ini, Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat menegaskan kembali komitmennya bersama seluruh jajaran sekretariat untuk terus membangun kualitas sumber daya manusia yang unggul. Langkah ini krusial demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendukung terwujudnya demokrasi yang jujur, adil, transparan, dan berintegritas di seluruh wilayah Kalimantan Barat.