Rapat Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan Zona Integritas Bawaslu Kalimantan Barat Tahun 2021
|
Kamis, 9 Juni 2021, bertempat di Kantor Sekretariat Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat telah dilaksanakan Rapat Awal Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan Zona Integritas Bawaslu Provinsi Klaimantan Barat Tahun 2021. Rapat tersebut dihadiri oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat, Kepala Bagian Pengawasan dan Humas Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat, para Koordinator Subbagian di Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat serta beberapa staf terkait. Pada kesempatan tersebut disampaikan bahwa berdasarkan arahan Bawaslu RI pada Rapat koordinasi Pembangunan Zona Integritas yang telah diikuti di Jakarta, tahun ini dipetakan Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat sebagai salah satu lembaga yang mengikuti penilaian KemenpanRB dan mengisi Lembar Kerja Evaluasi Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).
Pemetaan awal ini dilaksanakan guna memilah program yang telah dimiliki Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat yang untuk selanjutnya akan dijadikan sebuah program unggulan yang berbeda dari yang lainnya. Secara umum yang dapat menjadi program unggulan Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat diantaranya adalah model sosialisasi melalui pendekatan yang lebih intens yang sudah dituangkan ke dalam buku. Program ini kinerja lembaga dapat dijalankan, penuntasan korupsi di level masyarakat juga berjalan. Selanjutnya, ada beberapa hal-hal yang dapat diinaugurasi sebagai terobosan program unggulan Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat diantaranya melalui subbagian keuangan.
Dalam penerapannya sangat diperluka kerjasama antar subbagian yang dikomandoi oleh para Koordinator Subbagian dalam mensukseskan Pembangunan Zona Integritas yang sedang digagas. Oleh karenanya komitmen untuk bersama-sama melaksanakan segala bentuk pertanggung jawaban dan inovasi yang akan dibuat sangat penting untuk diimplementasikan ke dalam tindakan nyata.
Tindakan yang nyata dapat diekualisasikan kedalam sebuah evidence yang terbentuk pada setiap kegiatan. Evidence ini dapat di tambahkan dengan dampak atas pelaksanaan program dan kegiatan tersebut. Harapan kedepanya adalah evaluasi seperti ini harusnya dilakukan secara berkesinambungan agar monitoring dan evaluasi dapat berjalan sebagai perbaikan pembangunan Zona Integritas. (put)