Lompat ke isi utama

Berita

BAWASLU KALIMANTAN BARAT AJAK KAMPUS KAWAL DEMOKRASI

BAWASLU KALIMANTAN BARAT AJAK KAMPUS KAWAL DEMOKRASI

Bengkayang - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bengkayang secara resmi menjalin kerja sama dengan Akademi Manajemen Bumi Sebalo (AMBS) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada hari Kamis, 19 Juni 2025. Acara ini dihadiri oleh Anggota Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat, Yosef Harry Suyadi, yang menegaskan pentingnya sinergi antara lembaga pengawas pemilu dengan dunia akademis.

Kerja sama ini menjadi sebuah langkah strategis untuk meningkatkan kualitas demokrasi di Kabupaten Bengkayang. Keterlibatan aktif dari kalangan akademisi dan mahasiswa diharapkan dapat memperkuat fungsi pengawasan pemilu, baik selama tahapan pemilihan maupun di luar tahapan.

Mendorong Pengawasan Berbasis Pengetahuan

Dalam sambutannya, Yosef Harry Suyadi menyatakan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan salah satu program prioritas Bawaslu. "Keterlibatan kampus adalah wujud dari pengawasan partisipatif. Mahasiswa dan dosen memiliki kapasitas intelektual dan idealisme yang krusial untuk mengawal proses demokrasi agar berjalan secara jujur, adil, dan berintegritas," ujarnya.

Yosef menambahkan, kerja sama ini tidak hanya sebatas pada pengawasan saat pemungutan suara, tetapi juga mencakup berbagai aspek lain. "Kami berharap kerja sama ini dapat melahirkan kajian-kajian akademis terkait kepemiluan, program magang bagi mahasiswa, serta sosialisasi dan pendidikan politik yang lebih masif kepada masyarakat luas," lanjutnya.

Sambutan Positif dari Dunia Akademis

Pihak Akademi Manajemen Bumi Sebalo menyambut baik inisiatif Bawaslu Bengkayang. Direktur AMBS, yang turut menandatangani MoU tersebut, mengungkapkan bahwa kesepakatan ini sejalan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

"Ini adalah kesempatan bagi sivitas akademika kami untuk berkontribusi secara nyata dalam pembangunan demokrasi di daerah. Mahasiswa dapat belajar langsung tentang praktik kepemiluan dan menjadi agen pengawasan di lingkungan mereka masing-masing," katanya. Ia berharap mahasiswa dapat menjadi pelopor dalam menolak dan melawan praktik politik uang serta penyebaran berita bohong (hoax) yang seringkali mencederai proses pemilu.

Melalui kerja sama ini, Bawaslu Bengkayang dan Akademi Manajemen Bumi Sebalo berkomitmen untuk secara bersama-sama mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pemilu yang bersih dan transparan. Langkah ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif dan mendorong lahirnya pengawas-pengawas partisipatif dari berbagai elemen masyarakat di Bumi Sebalo.

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle