anggota bawaslu kalbar,menghadiri undangan (fgd) indeks demokrasi indonesia(idi)2025
|
PONTIANAK – Kesbangpol Provinsi Kalimantan Barat menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Tahun 2026 di Hotel Orchardz Pontianak, Selasa (10/2). Agenda ini menjadi instrumen krusial dalam mengukur sejauh mana perkembangan kualitas demokrasi di Bumi Khatulistiwa.
Yosef Harry Suyadi, Koordinator Divisi Pencegahan, Humas, dan Parmas Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat, menekankan bahwa hasil FGD ini akan menjadi cermin pelaksanaan demokrasi di daerah.
"Kami ingin memastikan proses demokrasi di Kalimantan Barat berjalan transparan dan sesuai koridor yang ada," tegas Yosef di sela-sela kegiatan.
Diskusi ini membedah berbagai indikator vital, mulai dari kebebasan berserikat, kebebasan berpendapat, hingga tingkat partisipasi politik masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat mengenai pengawasan partisipatif semakin meningkat demi mewujudkan demokrasi yang lebih inklusif.