BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM PROVINSI KALIMANTAN BARAT

"BERSAMA RAKYAT AWASI PEMILU, BERSAMA BAWASLU TEGAKKAN KEADILAN PEMILU"

BAWASLU AWARD 2019, ABHAN SAMPAIKAN PRESTASI PENGAWASAN PEMILU HINGGA DIAKUI DUNIA

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Ketua Bawaslu Abhan menyampaikan, capaian Bawaslu dan seluruh jajarannya melalui kinerja pengawasan dan pencegahan dalam Bawaslu Award 2019. Dia menjelaskan, dari sisi kelembagaan, Bawaslu untuk pertama kalinya, setahun lalu, membentuk Bawaslu kabupaten/kota sebagai lembaga permanen dan selanjutnya membentuk jajaran pengawas Ad hoc (sementara). Kemudian, untuk dimensi pengawasan dan pencegahan, Abhan mencontohkan, dalam bidang hukum, Bawaslu telah melakukan penyesuaian dan penyempurnaan produk Perbawaslu (Peraturan Bawaslu). Ada pula riset Indeks Kerawanan Pemilu (IKP), pengembangan sistem pengawas pemilu berbasis teknologi informasi Siwaslu dan penguatan pusat pengawasan pemilu partisipatif serta pengawasan tahapan pemilu. Abhan membeberkan, untuk segi dimensi penindakan dan penegakan hukum pemilu, tercatat penanganan pelanggaran administrasi pemilu sebanyak 16.124. Penanganan pelanggaran pidana pemilu sebanyak 584 putusan dengan 380 putusan inkracht (berkekuatan hukum tetap). "Sebagai bangsa, kita patut berbangga bahwa selama berlangsungnya pemilihan umum tahun 2019, Bawaslu dan seluruh jajaran pengawas pemilu di seluruh Indonesia mulai dari tingkat provinsi dan kabupaten/kota hingga pengawas TPS bahu membahu menjalankan amanat UU untuk mengawal terselenggaranya pemilu yang jujur, adil, demokratis, dan berintegritas," ujanya dalam pidatonya di acara Bawaslu Award 2019 di Jakarta, Jumat (25/10/2019) malam. Selain itu, lanjutnya, tahun ini pula, Bawaslu resmi menjadi anggota organisasi penyelenggara pemilu dunia, The Association of World Election Bodies (A-WEB) yang berlangsung dalam penyelenggaraan The extraordinary Executive Board meeting and the 4th General Assembly of A-WEB di Bengaluru, India (2-4 September 2019). "Dengan begitu, kualitas penyelenggaraan pemilu di Indonesia dapat terus ditingkatkan," ungkapnya. Tak lupa Abhan menjelaskan, Bawaslu Award merupakan penghargaan dan penghormatan atas pencapaian dan kerja keras pengawas pemilu di seluruh Indonesia serta individu dan organisasi yang telah memberikan kontribusi signifikan dan kinerja yang baik bagi penyelenggaraan pengawasan pemilu 2019. Acara ini menurutnya, sekaligus merupakan perayaan atas komitmen dan dedikasi seluruh anak bangsa dalam memajukan demokrasi di indonesia. Di mana, Bawaslu Award Tahun 2019 merupakan gelaran yang kelima sejak pertama kali digelar pada 2014. Kali ini Bawaslu Awards meliputi 12 nominasi penghargaan, diantaranya: tata kelola kesekretariatan, tata kelola sumber daya manusia dan organisasi terbaik, kinerja pengawasan, inovasi pencegahan, inovasi pengawasan, penanganan pelanggaran pidana, Gakkumdu terbaik, penanganan pelanggaran administrasi terbaik, mediator terbaik, penyelesaian sengketa terbaik, pelaksanaan fungsi humas dan hubungan antar lembaga, PPID terbaik, penyusunan dan pemberi keterangan terbaik di MK, penghargaan kepada pemantau pemilu/LSM, penghargaan kepada pers/media, penghargaan kepada penyelenggara Pemilu dan penghargaan kementerian/lembaga/perguruan tinggi. Penilaian Bawaslu Award 2019 dilakukan oleh Tim Panel Eksternal yang terdiri dari para penggiat pemilu seperti: Erni Andriani (General Election Network for Disability Access /AGENDA), Ahsanul Minan (Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia), Arif Nur Alam (Indonesia Budget Center), Jojo Rohi (Komite Independen Pemantau Pemilu/KIPP). Ada pula Sri Budi Eka Wardani (FISIP UI), Yohan Wahyu (Litbang Kompas), Veri Junaidi (Kode Inisiatif), Kaka Suminta (KIPP), Hanafi (Indonesian Parliamentary Center/IPC), August Mellaz (Sindikasi Pemilu dan Demokrasi), dan Anis Hidayah (Migrant Care). Tim ini dibantu pula oleh pejabat struktural dan tenaga ahli Bawaslu. Perlu diketahui, Tim panel melakukan penilaian nominasi berdasarkan sistem penilaian, rumusan kriteria, dan indikator maupun cara penilaian yang telah dirancang dan disepakati. Hal ini demi menghasilkan tingkat akurasi penilaian terhadap para nominator. Setelah melakukan serangkaian penilaian, Tim Panel akan merekomendasikan beberapa nama kepada pimpinan Bawaslu untuk kemudian dijadikan nominator Bawaslu Award 2019 dan dipilih menjadi pemenan melalui forum pleno. Dalam acara ini, turut hadir Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM Mahfud MD, mantan Ketua Komisi II DPR Zainudin Amali, dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Gusti Ayu Bintang Puspayoga serta jajaran anggota Komisi II DPR. Editor: Ranap THS Fotografer: Nurisman

Komentar

Agenda

23

OCT

BIMTEK JURNALISTIK

Peliputan dan Penulisan Berita ....... Selengkapnya

Tanggal : 23 October 2019
Pukul : 08:00:00 - 21:00:47 

27

SEP

RAPAT KOORDINASI

Kesiapan Pilkada Serentak 2020 ....... Selengkapnya

Tanggal : 27 September 2019
Pukul : 08:00:00 - 11:05:10 

26

SEP

BIMBINGAN TEKNIS

Penguatan Kapasitas Penyusunan Anggaran Tahun 2020 ....... Selengkapnya

Tanggal : 26 September 2019
Pukul : 09:00:00 - 22:00:00 


Facebook Fanpage


©2016 Badan Pengawasan Pemilihan Umum Provinsi Kalimantan Barat